Nasab Anak Di Luar Perkawinan dalam Penetapan Pengadilan Agama di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2024.5.61Kata Kunci:
nasab anak, di luar perkawinan, pengadilan agamaAbstrak
Dalam konteks hukum keluarga di berbagai negara, termasuk Indonesia, nasab anak di luar perkawinan telah menjadi masalah hukum dan sosial yang kompleks. Artikel ini berfokus pada keputusan Pengadilan Agama Talu Nomor 173/Pdt.P/2021/PA.Talu untuk memeriksa masalah nasab anak di luar perkawinan dalam konteks penetapan oleh Pengadilan Agama. Artikel ini menggunakan dua perspektif: landasan hukum Islam dan peraturan hukum nasional yang berkaitan dengan penetapan nasab anak di luar perkawinan. Kita juga meninjau keputusan Pengadilan Agama Talu, yang merupakan masalah utama. Analisis ini mencakup argumen hukum, pertimbangan hukum, dan rasio decidendi yang digunakan Pengadilan Agama saat memutuskan perkara tersebut. Sangat penting untuk memahami cara Pengadilan Agama membuat asas hukum, menginterpretasikan sumber hukum, dan memahami konsekuensi sosial dari keputusan mereka. Selain itu, artikel ini membahas dampak keputusan Pengadilan Agama Talu dalam konteks peradilan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan. Pada akhirnya, artikel ini merangkum implikasi keputusan Pengadilan Agama Talu mengenai penetapan nasab anak di luar perkawinan dan memberikan perspektif luas tentang masalah ini. Artikel ini dapat membantu praktisi hukum, akademisi, dan masyarakat memahami masalah nasab.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAbbas, A. F. (2010). Metode Penelitian, cet. I. Jakarta: Adelina Bersaudara.
Afifi, A. A. (2021). Understanding True Religion as Ethical Knowledge. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 2, 1-5. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2021.2.7
Apriani. (2019). Problematika Keluarga Akibat Hamil Diluar Nikah (Studi Kasus Di Desa Purwodadi Kutacane). Jurnal Tarbiyah, 1(2).
Arifin, B., & Abbas, A. F. (2007). Masa Lampau Yang Belum Selesai: Percikan Pikiran Tentang Hukum & Pelaksanaan Hukum. Jakarta: O.C. Kaligis & Associates.
Arwani, M. K., Dermawan, D., & Afifah, S. (2023). Menelusuri Hadhanah: Pemeriksaan Mendalam atas Kasus Hak Asuh Anak di Pengadilan Agama. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Perlembagaan Adat and Social Networks, 1, 63-70. DOI: https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2023.1.53
Awaru, L. D. (2020). Dampak Pengetahuan Seksual Terhadap Perilaku Seks Remaja Di Kecamatan Manggala Kota Makassar. urnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 2(1).
Dahla, A. A. (1996). Ensiklopedi Hukum Islam. Ichtiar Baru Van Hoeve.
Eliza, M. (2009). Pelanggaran Terhadap UU Perkawinan dan Akibat Hukumnya. Ciputat: Adelina Bersaudara.
Fadli, M. R. (2021). Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif. Humanika, 21(1). DOI: https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fitri, D., Miswardi, M., Yufriadi, F., Refliandi, I., & B, S. (2023). The Dynamics of Identity Politics In Indonesia: A Study of Nurcholish Madjid's. Al Hurriyah : Jurnal Hukum Islam, 8(2), 101-114. doi:http://dx.doi.org/10.30983/al hurriyah.v8i2.6751.
Harpani, M. (t.t.). Perkawinan Dibawah Tangan Dan Akibat Hukumnya Menurut Hukum Perkawinan Nasional. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, Vol. 6(No. 11).
Hasanuddin, A. F. (2004). Pengantar Ilmu Hukum. Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.
Hastjarjo, T. D. (2019). Rancangan Eksperimen-Kuasi. Buletin Psikologi, 27(2). DOI: https://doi.org/10.22146/buletinpsikologi.38619
Ilhamiwati, M., & et al. (2023). Maqasid-based consumption intelligence: An empirical model of its application to the intention of halal purchase. International Journal of Ethics and Systems.
Kaharuddin. (2021). Kualitatif: Ciri dan Karakter Sebagai Metodologi. urnal Pendidikan, IX(1). DOI: https://doi.org/10.26618/equilibrium.v9i1.4489
Kurniawan, D., & Afifi, A. A. (2024). Moderasi Beragama: Menangkal Islamophobia Melalui Revitalisasi Media Sosial. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 5, 25-34. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2024.5.58
Kurniawan, M. B. (2017a). Politik Hukum Mahkamah Konstitusi tentang Status Anak di Luar Nikah: Penerapan Hukum Progresif sebagai Perlindungan Hak Asasi Anak. Jurnal Ham, 8(1). DOI: https://doi.org/10.30641/ham.2017.8.67-78
Kurniawan, M. B. (2017b). Politik Hukum Mahkamah Konstitusi tentang Status Anak di Luar Nikah: Penerapan Hukum Progresif sebagai Perlindungan Hak Asasi Anak. Jurnal Ham, Vol. 8(No. 2). DOI: https://doi.org/10.30641/ham.2017.8.67-78
Muntoha. (2013). Negara Hukum Indonesia Pasca Perubahan UUD 1945,. 71.
Nugroho, I. Y., & R, A. S. (2021). Nasab Anak Di Luar Perkawinan Perspektif Hukum Progresif Dan Maqasid Al-Shariah. Jurnal AL-HUKAMA The Indonesian Journal of Islamic Family Law, Vol. 11(No. 2). DOI: https://doi.org/10.15642/alhukama.2021.11.2.1-28
Rafiq, A. (2015). Hukum Perdata Islam di Indonesia, Edisi Revisi. Rajawali Pers.
Rahmawati. (2021). Penetapan Status Anak Dari Perkawinan Dibawah Tangan (Studi Pada Perkara No. 77/Pdt.P/2020/Pa.Gtlo). Ajudikasi: Jurnal Ilmu Hukum, 5(2). DOI: https://doi.org/10.30656/ajudikasi.v5i2.3714
Refliandi, I., & Eliza, M. (2023). Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Solok Tentang Asal Usul Anak dan Relevansinya dengan Maqashid Syariah. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Perlembagaan Adat and Social Networks, 1, 29-37. DOI: https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2023.1.38
Rifqi, M. J. (2020). Perlindungan Hukum Terhadap Anak Dalam Nikah Siri. al-Qanun: Jurnal Pemikiran Pembaharuan Hukum Islam, 23(2). DOI: https://doi.org/10.15642/alqanun.2020.23.2.382-399
Rohman, Moh. F., & et al. (2021). Kedudukan Anak Luar Nikah dalam Masyarakat Adat Desa Jatilangkung Mojokerto Perspektif Hukum Islam. Al-Qanun: Pembaharuan dan Pemikiran Islam, 24(2). DOI: https://doi.org/10.15642/alqanun.2021.24.2.417-446
Rosman, E. (2017). Politik Hukum Islam di Indonesia (Kajian reformasi hukum dalam kerangka pemikiran ibnu taimiyah. Jurnal Alhurriyah, 02.
Sabirin. (2021a). Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Tahun 2012 Tentang Kedudukan Anak Luar Nikah Menurut Hukum Islam. Al Mizan: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, 8(2). DOI: https://doi.org/10.54621/jiam.v8i2.147
Sabirin, M. I. (2021b). Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Tahun 2012 Tentang Kedudukan Anak Luar Nikah Menurut Hukum Islam. Jurnal Al Mizan: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam, Vol. 8(No. 2). DOI: https://doi.org/10.54621/jiam.v8i2.147
Sasmiarti. (2018). Implementasi Politik Hukum Islam Dalam Perumusan Piagam Jakarta. Jurnal Islam Transformatif. DOI: https://doi.org/10.30983/it.v2i1.651
Syukrawati. (2016). Kedudukan Anak Hasil Kawin Hamil Karena Zina (Studi Perbandingan Antara Kompilasi Hukum Islam Dan Fiqh). Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu Hukum, 14(2). DOI: https://doi.org/10.32694/010290
Yubsir. (2013). Maqashid Al-Syariah Sebagai Metode Interpretasi Teks Hukum: Telaah Filsafat Hukum Islam. XI, 241.
Yufriadi, F., & Syahriani, F. (2023). Fiqh Siyasah Examination of the Dynamics of Implementation of Presidential Regulations on Covid-19 Vaccination in Pelalawan Regency, Riau. Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum, 21(2), 153-167.
Unduhan
-
PDF (English)
views: 725
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2024 Syukriya Husni, Gazali, Fadilla Syahriani, Nidaul Husni, Fini Fajri Mulyani

