Moderasi Beragama: Menangkal Islamophobia Melalui Revitalisasi Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2024.5.58Kata Kunci:
Islamophobia, media sosial, masyarakat sipil, moderasi beragama, masyarakat pembelajarAbstrak
Islamophobia kian marak belakangan ini terjadi, tidak hanya di negara Barat tapi juga di negara-negara Muslim. Media sosial ikut berperan dalam penyebaran konten yang memicu timbulnya Islamophobia. Moderasi beragama perlu mencari cara untuk memoderasi isu-isu yang muncul di masyarakat agar tidak terjadi ekstremisme, khususnya Islamofobia. Tulisan ini bertujuan mengkaji strategi untuk merevitalisasi media sosial sebagai upaya menangkal Islamophobia. Dengan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif analitis, dikaji akar permasalahan munculnya Islamophobia dan potensi media sosial untuk menangkalnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesalahpahaman terhadap Islam dan budaya Muslim menjadi pemicu utama Islamophobia. Media sosial yang dimanfaatkan dengan bijak berpotensi menjadi sarana edukasi publik tentang Islam sehingga memulihkan citranya sebagai agama damai dan selamat. Strategi yang dapat diterapkan antara lain bersikap moderat, kritis dan tanggap terhadap konten Islamophobia serta mengedukasi penggunaan media sosial secara bijak. Partisipasi aktif segenap elemen masyarakat diperlukan untuk merevitalisasi peran media sosial dalam menangkal dampak negatif Islamophobia dan menciptakan pemahaman yang lebih baik di tengah-tengah masyarakat.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAbbas, A. F. (2010). Metode Penelitian, cet. I. Jakarta: Adelina Bersaudara.
Afifi, A. A. (2021). Understanding True Religion as Ethical Knowledge. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 2, 1–5. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2021.2.7
Afifi, A. A., & Abbas, A. F. (2023). Worldview Islam dalam Aktualisasi Moderasi Beragama yang Berkemajuan di Era Disrupsi Digital. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 4, 23–34. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2023.4.31
Al-Mahalli, J., & As-Suyuthi, J. (2021). Tafsir Jalalain (A. Mahmudi & Y. Amri, eds.). Jakarta: Ummul Qura.
Al-Syaikh, A. bin M. bin A. bin I. (2005). Tafsir Ibnu Katsir Jilid II (A. Ghafur, ed.). Penerbit Imam asy-Syafi’i.
Al-Wahidi, A. al-H. A. I. A. (1991). Asbab al-Nuzul al-Qur. Dar al Kutab al-Ilmiyyah.
Arifin, B., & Abbas, A. F. (2007). Masa Lampau Yang Belum Selesai: Percikan Pikiran Tentang Hukum & Pelaksanaan Hukum. Jakarta: O.C. Kaligis & Associates.
Asnawi, M. H. (2020). Ketidaksantunan Berbahasa Pada Islamophobia di Media Sosial. Jurnal Ilmu Budaya, 8(2), 247–263. DOI: https://doi.org/10.34050/jib.v8i2.11029
Asrinda, A., & Aidil, H. (2019). Wacana Islamophobia di Media Sosial. Jurnal Medium, 7(1), 68–82.
Asy’ari, M. (2010). Dialektika Agama untuk Pembebasan Spiritual. Mahmud Yunus Wa Dzurriyyah.
Aziz, A. (2016). Menangkal Islamophobia Melalui Re-Interpretasi al-Qur’an. Al-A’raf: Jurnal Pemikiran Islam Dan Filsafat, 13(1), 72–78. DOI: https://doi.org/10.22515/ajpif.v13i1.22
Darraz, M. A. (Ed.). (2017). Reformulasi ajaran Islam: jihad, khilafah, dan terorisme. Kerja sama Maarif Institute for Culture and Humanity [dan] Mizan.
Dona, F. R. (2017). Prilaku Pengguna Media Sosial Pada Kalangan Muda. Indonesia Journal of Engineering, 3(2), 18–27.
Enes, B., & Hafez, F. (2019). Islamophobia in Muslim Majory Societies. Routledge.
Fitri, D. R., Handayani, S., Yufriadi, F., Eliza, M., & Afifi, A. A. (2024). Penerapan Sistem Absensi ID Card RFID Terhadap Perhitungan Honorarium , Kedisiplinan Pegawai dan Peningkatan Kualitas di Perguruan Darulfunun El-Abbasiyah. Journal of Regional Development and Technology Initiatives (JRDTI), 2, 1–11. DOI: https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2024.2.48
Hannan, A. (2021). Cyberspace dan Populisme Islam di Kalangan Netizen: Studi Kasus Pada Akun Media Sosial Felix Siauw. Sosiologi Reflektif, 15(2), 250–263. DOI: https://doi.org/10.14421/jsr.v15i2.2116
Kemp, S. (2024). Digital 2024: 5 Billion Social Media Users. Retrieved from https://wearesocial.com/uk/blog/2024/01/digital-2024-5-billion-social-media-users/
Kuran, T. (2004). Why the Middle East is Economically Underdeveloped: Historical Mechanisms of Institutional Stagnation. Journal of Economic Perspectives, 18(3), 71–90. https://doi.org/10.1257/0895330042162421 DOI: https://doi.org/10.1257/0895330042162421
Kurniawan, D., & Afifi, A. A. (2023). Penguatan Moderasi Beragama Sebagai Solusi Menyikapi Politik Identitas. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 4, 13–21. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2023.4.30
Kuswaya, A. (2020). Melawan Islamophobia. Kekata.
Maguire, S. (2023). Israel-Gaza: Muslim Thailand jadi sasaran Islamofobia di media sosial. Retrieved from https://www.bbc.com/Indonesia/articles/cq5p9n1gn9xo
Moordiningsih. (2004). Islamophobia dan Strategi Mengatasinya. Buletin Psikologi, 12(2), 68–79.
Nasional, D. P. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (IV). Gramedia Pustaka Utama.
Nasrul, E. (2023). Soal Ucapan Kontroversi Senator Bali, MUI: Indonesia Perlu UU Anti-Islamofobia. Retrieved from https://khazanah.republika.co.id/berita/s71n9b451/soal-ucapan-kontroversi-senator-bali-mui-Indonesia-perlu-uu-anti-Islamophobia?
Nudin, M. (2019). Islam Virtual; Diskursus Hadist, Otoritas dan Dinamika KeberIslaman di Media Sosial. Penerbit Bildung.
Nurudin. (2018). Media sosial: Agama Baru Masyarakat Milenial. Intrans Publishing.
Oktavia, Y., Afifi, A. A., Eliza, M., & Abbas, A. F. (2023). Pengembangan TDR-IM Sistem Informasi Manajemen Keuangan Siswa di Pondok Pesantren: Integrasi, Simplifikasi dan Digitalisasi. Journal of Regional …, 1, 1–15. DOI: https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2023.2.28
Riyanto, A. D. (2023). Hootsuite (We are Social): Indonesian Digital Report 2023. Retrieved from https://andi.link/hootsuite-we-are-social-Indonesian-digital-report-2023/
Sari, F., Kurniawan, D., Afifi, A. A., Eliza, M., & Fauzi, A. (2024). Peningkatan Literasi Membaca Al-Quran Siswa Pemula Melalui Program Tilawah di Pondok Pesantren Perguruan Darulfunun El- Abbasiyah. Journal of Regional Development and Technology Initiatives (JRDTI), 2, 13–24. DOI: https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2024.2.54
Satria, H., Bulan, R., Vadila, S., & Gusmaneli, G. (2023). Pemanfaatan Teknologi Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Anak Bangsa di Era Digital. Journal of Regional Development and Technology Initiatives (JRDTI), 1, 17–26. DOI: https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2023.2.46
Siswati, S., Oktavia, Y., Sari, F., Eliza, M., Abbas, A. F., & Afifi, A. A. (2023). Perancangan Sistem Informasi Siswa Berbasis Website di Perguruan Darulfunun El-Abbasiyah. Journal of Regional Development and Technology Initiatives (JRDTI), 1, 27–35. DOI: https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2023.1.47
Sitompul, J., Suryadi, F. R., Putri, S. V., & Gusmaneli, G. (2023). Peran Moderasi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter dan Moral Peserta Didik. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilisation and Learning Societies, 4, 67–78. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2023.4.44
Sugiyono, S. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif dan R&D. Bandung: Alvabeta.
Suharno. (2020). Urgansi Revitalisasi Pancasila dalam Membangun Karakter Kebangsaan. JPK: Jurnal Pancasila Dan Kewarganegaraan, 8(2), 253–265.
Taufik, A. (2015). Refleksi Atas Revitalisasi Nilai Pancasila Sebagai Ideologi dalam Mengeliminasi Kejahatan Korupsi. Jurnal Universum, 9(1), 49–55. DOI: https://doi.org/10.30762/universum.v9i1.73
Triastuti, E. (2017). Kajian Dampak Penggunaan Media Sosial Bagi Anak Dan Remaja. Puskokam.
Witro, D., & Alamin, N. (2017). Membumikan Moderasi Islam Melalui Media Sosial; Sebuah Cara Mencegah Islamophobia di Indonesia. Jurnal Diklat Keagaman., 15, 2.
Yufriadi, F., Syahriani, F., & Afifi, A. A. (2023). Nurcholish Madjid’s Neo-Modernism in Substantive Islamic Movements in Indonesia. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Perlembagaan Adat and Social Networks, 1, 53–62. DOI: https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2023.1.45
Zarkasyi, H. F. (2013). Worldview Islam dan Kapitalisme Barat. Tsaqafah, 9(1), 15. https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v9i1.36 DOI: https://doi.org/10.21111/tsaqafah.v9i1.36
Unduhan
-
PDF
views: 1226
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2024 Dandi Kurniawan, Abdullah A Afifi


