Fikih Perempuan Tentang Aurat dan Busana Muslimah
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2023.4.51Kata Kunci:
fikih perempuan, moderasi Islam, busana muslim, fikih IslamAbstrak
Dalam Islam, pemahaman tentang aurat dan etika berbusana muslimah sangat penting, mencerminkan kepatuhan terhadap ajaran agama, identitas, dan martabat seorang muslimah. Aurat, yang harus ditutupi dari pandangan non-mahram sesuai al-Quran dan as-Sunnah, dan berbusana muslimah, yang menekankan pemenuhan syarat aurat, bukan hanya tuntutan agama tetapi juga cara memelihara kesucian dan menghindari fitnah. Kesadaran ini membantu membentuk karakter dan personalitas muslimah yang bermartabat, serta memperkuat jati diri mereka dalam masyarakat, memungkinkan mereka tampil anggun tanpa mengorbankan nilai agama. Pemahaman ini juga mendukung terciptanya lingkungan sosial yang harmonis dan menghormati keberagaman. Karena itu, pemahaman pentingnya aurat dan berbusana muslimah tidak hanya pada ibadah dan kepatuhan agama saja, tetapi juga dalam pembentukan identitas sosial dan kontribusi terhadap masyarakat yang saling menghargai. Ini menunjukkan bagaimana Islam memoderasi pemahaman keagamaan dengan penghormatan terhadap diri sendiri dan pembangunan sosial masyarakat yang positif.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAbbas, A. F. (2010). Baik dan Buruk dalam Perspektif Ushul Fiqh. Ciputat: Adelina Bersaudara.
Abbas, A. F. (2015). Faham Agama Dalam Muhammadiyah. Jakarta: UHAMKA Press.
Abbas, A. F. (2021). Maqashid Al-Syariah dan Maslahah dalam Pengembangan Pemikiran Islam di Muhammadiyah. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilisation and Learning Societies, 2, 29–42. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2021.2.24
Abbas, A. F., & Eliza, M. (2019). Sunat Perempuan dalam Perspektif Fikih. Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 2(1), 10–15. DOI: https://doi.org/10.30983/fuaduna.v2i1.2022
Afifi, A. A. (2021). Understanding True Religion as Ethical Knowledge. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 2, 1–5. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2021.2.7
Afifi, A. A. (2022). Women’s Scholarship in Islam And Their Contribution To The Teaching Knowledge. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 3, 19–25. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2022.3.21
Afifi, A. A., & Abbas, A. F. (2023). Worldview Islam dalam Aktualisasi Moderasi Beragama yang Berkemajuan di Era Disrupsi Digital. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 4, 23–34. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2023.4.31
Al-Fawzan, S. (2012). A Summary of Islamic Jurisprudence. al-Maiman Publishing House.
Al-Ghazali, M. (1999). Understanding The Life of Prophet Muhammad. International Islamic Publishing House.
Al-Mahalli, J., & As-Suyuthi, J. (2021). Tafsir Jalalain (A. Mahmudi & Y. Amri, Eds.). Jakarta: Ummul Qura.
Al-Mubarakpuri, S. R. (2002). Ar-Raheeq Al-Makhtum (The Sealed Nectar). Darussalam.
Al-Qardhawi, Y. (2015). Fatwa Kontemporari Jilid 2, Siri 2 (Ibadah, Wanita, dan Keluarga) (S. A. Khodir, Ed.).
As-Suwailim, W. binti A. A. (2013). Fikih Ibu: Himpunan Hukum Islam Khas Ummahat. Jakarta: Ummul Qura.
Eliza, M. (2009). Pelanggaran Terhadap UU Perkawinan dan Akibat Hukumnya. Ciputat: Adelina Bersaudara.
Fitri, D. R., Yufriadi, F., & Eliza, M. (2023). Relevansi Kaidah Al-A’dah Muhakkamah Pernikahan dalam Islam Pada Tradisi Rompak Page di Kabupaten Lima Puluh Kota. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 4, 45–55. DOI: https://doi.org/10.58764/j.im.2023.4.33
Hamka. (1989). Tafsir Al-Azhar. Singapura: Pustaka Nasional.
Hasiah, H. (2018). Mengungkap Jejak Iblis dan Syetan Dalam Alquran. Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman, 5(1), 40–60. DOI: https://doi.org/10.24952/multidisipliner.v5i1.938
Ibn Manzur, M. ibn M. (1968). Lisan al-Arab. Beirut: Dar al-Shadr.
Irving, L., Krog, H., & Monson, M. (1955). The metabolism of some Alaskan animals in winter and summer. Physiological Zoology, 28(3), 173–185. DOI: https://doi.org/10.1086/physzool.28.3.30159915
Mahbuba, F., & van Wichelen, S. (2021). Muslim Women: Contemporary Debates 45. Handbook of Contemporary Islam and Muslim Lives, 933. DOI: https://doi.org/10.1007/978-3-030-32626-5_76
Maududi, A. A. Al. (1993). Al-Hijab. Bandung: Gema Risalah Press.
Mota-Rojas, D., Titto, C. G., de Mira Geraldo, A., Mart’inez-Burnes, J., Gómez, J., Hernández-Ávalos, I., … others. (2021). Efficacy and function of feathers, hair, and glabrous skin in the thermoregulation strategies of domestic animals. Animals, 11(12), 3472. DOI: https://doi.org/10.3390/ani11123472
Mughniyah, M. J. (2007). Fiqih Lima Mazhab: Ja’fari, Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hambali (M. A.B., A. Muhammad, & I. Al-Kaff, Eds.). Jakarta: Penerbit Lentera.
Muhammad, A. (2005). Tafsir Ibnu Katsir. Bogor: Pustaka Imam As-Syafii.
Nadwi, M. A. (2013). Al-Muhaddithat: The Women Scholars in Islam. London: Interface Publications.
Nasir, K. M., Pereira, A., & Turner, B. S. (2016). The body and piety: The hijab and marriage. In The Sociology of Islam (pp. 235–253). Routledge.
Philips, B. (1995). The True Religion. Riyadh: Islamic Book Services.
Poerwadarmita, W. J. S. (1986). Kamus Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Rasjid, S. (1951). Fiqh Islam: Atthahiriyah.
Refliandi, I., & Eliza, M. (2023). Analisis Putusan Hakim Pengadilan Agama Solok Tentang Asal Usul Anak dan Relevansinya dengan Maqashid Syariah. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Perlembagaan Adat and Social Networks, 1, 29–37. DOI: https://doi.org/10.58764/j.prwkl.2023.1.38
Shihab, M. Q. (2010). Tafsir Al-Mishbah Jilid 5. Tangerang: Lentera Hati.
Unduhan
-
PDF (English)
views: 1287
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2023 Mona Eliza, Afifi Fauzi Abbas

