Ahmad Dahlan dan Pergerakan Muhammadiyah: Idea-idea Pembaharuan dalam Konteks Kebudayaan dan Sejarah
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2025.6.82Kata Kunci:
Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, Islam reformis, puritan, progresifAbstrak
Kertas ini mengkaji pengaruh Kiyai Haji Ahmad Dahlan (1868-1923) dalam gerakan pembaharuan Islam di Indonesia dan pengaruh yang dicetuskannya dalam pergerakan dan pemikiran moden. Ini digerakkan dalam konteks pembaharuan dan pemurnian agama yang dibawa oleh persyarikatan Islam Muhammadiyah, yang dibentuknya pada 18 Novermber 1912. Objektif kajian ialah menyingkap falsafah dan khittah perjuangan yang dilakarkan dalam harakat pembaharuan yang dirintisnya sebagai pelopor kesedaran dan kebangkitan moden. Metode kajian bersifat deskriptif-historis berasaskan tinjauan kualitatif dengan pendekatan saintifik dan empirik. Temuan kajian mendapati pengaruh dan dampak dari pemikiran Ahmad Dahlan terhadap aspirasi Islam moden yang digerakkan oleh Muhammadiyah dalam jaringan aktivis dan mubalighnya yang meluas. Ia memberi kesan terhadap pengembangan aliran dan kesedaran rasional yang timbul dari tradisi mazhab dan perspektifnya yang puritan. Nilai ijtihad dan pemikiran ini dikembangkan dalam harakat pemurniannya dalam rangka mengembangkan visi kosmopolitan Muhammadiyah bagi meningkatkan jaringan dakwah salaf dan kekuatan organisasinya yang merupakan antara gerakan Islam terbesar dan paling tersusun di dunia.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAbdul Munir Mulkhan (1986), Pesan-Pesan Dua Pemimpin besar Islam Indonesia Kyai Haji Ahmad Dahlan, dan Kyai Haji Hashim Asy'ari. Tp.: t.t.
Abdul Munir Mulkhan (2010), Kiai Ahmad Dahlan: Jejak Pembaruan Sosial dan Kemanusiaan: Kado Satu Abad Muhammadiyah. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Alfian (1989), Muhammadiyah: the Political Behaviour of a Muslim Modernist Organisation under Dutch Colonialism. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Akmal Nasery Basral (2010), Sang Pencerah. Jakarta: PT Mizan Publika.
Azhar Ibrahim (2009), "The Idea of Religious Reform: Perspectives of Singapore Malay-Muslim Experiences" dalam Syed Farid Alatas ed., Muslim Reform in Southeast Asia: Perspectives from Malaysia, Indonesia and Singapore (pp. 79-109). Singapore: Majlis Ugama Islam Singapura.
Charles Kurzman (2002), Modernist Islam 1840-1940: A Sourcebook. USA: Oxford University Press.
Defti Arlen, Sudjarwo, Risma Margaretha Sinaga (2014), "Pemikiran KH. Ahmad Dahlan dalam Bidang Sosial dan Pendidikan". Tesis Pascasarjana, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lampung.
Desi Ratna Sari, Novita Sari, Dwi Noviani, Paizaluddin (2023). Pemikiran Pendidikan Islam Ahmad Dahlan. Ihsanika: Jurnal Pendidikan Agama Islam 1 (3), 134-147. DOI: https://doi.org/10.59841/ihsanika.v1i3.610
H. Kraemer (1928), Agama Islam. Djakarta: Badan Penerbit Gredja dan Zending.
Hamka (2010), Teguran Suci & Jujur Terhadap Mufti Johor. Shah Alam: Pustaka Dini.
Hasnan Bachtiar (Mac 1, 2014), "Ideologi Muhammadiyah: Perspektif Kritis", diakses dari http://irfront.net/post/opinion-features/ideologi-muhammadiyah-perspektif-kritis/
Hasnan Bachtiar (2020), Ijtihad Kontemporer Muhammadiyah, Dar al-'Ahd wa al-Shahadah: Elaborasi Siyar dan Pancasila. Yogyakarta: Suara Muhammadiyah.
Ibn Tsani (2009), "Islam dan Sosialisme: Telaah atas Pemikiran dan Aksi K.H. Ahmad Dahlan". Skripsi Sarjana (S. Sos), Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
Kuntowijoyo (2008), Paradigma Islam: Interpretasi untuk Aksi. Bandung: Mizan.
Mitsuo Nakamura (1983), Bulan Sabit Muncul dari Balik Pohon Beringin, terj. M. Yusron Asrofie. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Pradana Boy Z.T.F (2007), "In Defense of Pure Islam: Conservative-Progressive Debate within Muhammadiyah". M.A. thesis, Faculty of Asian Studies, Australian National University.
Pradana Boy Z.T.F, M Hilmi Faiq, Zulfan Barron (2008), Era Baru Gerakan Muhammadiyah. Malang: UMM Press & al-Maun Institute.
Rifai, A. (2021). Seni dalam Perspektif Hadist (Kajian Ma'ani Perspektif Muhammadiyah). Bayani 1 (2), 129-142. DOI: https://doi.org/10.52496/bayaniV.1I.2pp129-142
Roxanne, L. Euben, Muhammad Qasim Zaman (eds.) (2009), Princeton Readings in Islamist Thought: From al-Banna to Bin Laden. Princeton: Princeton University Press.
Unduhan
-
PDF
views: 996
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Hak Cipta (c) 2025 Ahmad Nabil Amir, Tasnim Abdul Rahman


