Penanaman Nilai-Nilai Kecerdasan Spiritual melalui Kegiatan Sholat Dhuha dan Juz Amma di Kelas 4 Sekolah Dasar Islam Nurul Chotib
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.180Kata Kunci:
kecerdasan spiritual, sholat dhuha, juz amma, pembiasaan religius, pendidikan karakter, sekolah dasar IslamAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penanaman nilai-nilai kecerdasan spiritual melalui kegiatan sholat dhuha dan Juz Amma pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Islam Nurul Chotib. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, dan siswa kelas IV yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai kecerdasan spiritual berlangsung melalui tiga proses utama, yaitu pembiasaan, pendampingan, dan keteladanan. Kegiatan sholat dhuha membentuk nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, kepatuhan, dan kesadaran beribadah, sedangkan kegiatan Juz Amma menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, kesabaran, ketekunan, komitmen, dan pengendalian diri. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan kegiatan religius yang dilakukan secara terstruktur dan berkelanjutan mampu memperkuat karakter religius serta kecerdasan spiritual peserta didik. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian dua bentuk pembiasaan religius, yaitu sholat dhuha dan Juz Amma, sebagai media yang saling melengkapi dalam menanamkan kecerdasan spiritual pada siswa sekolah dasar Islam.
Kata kunci: kecerdasan spiritual, sholat dhuha, Juz Amma, pembiasaan religius, pendidikan karakter, sekolah dasar Islam
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAbbas, A. F., Afifi, A. A., Eliza, M., & Muhammad, A. A. (2025). The Political Dimension of Prophethood on Civilizing the Moral Ethics, Justice, and Class Reform. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks, 3(1), 119-134.
Abdillah, & Hidayat, R. (2019). Ilmu pendidikan: Konsep, teori dan aplikasinya. LPPPI.
Andayani, A., & Dahlan, Z. (2022). Konstruksi karakter siswa via pembiasaan shalat dhuha. Muallimuna: Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 7(2), 99–108. https://doi.org/10.31602/muallimuna.v7i2.6531
Aulia, S., & Jailani, M. S. (2022). Implementasi budaya religius dalam membentuk karakter peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 6515–6523. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3270
Hasanah, U. (2018). Pembentukan karakter religius siswa melalui pembiasaan kegiatan keagamaan di sekolah dasar Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 7(2).
Ilyas, Y. (2018). Kuliah akhlak. Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam.
Insani, E., & Anam, N. (2025). Rabbani education for the development of a Quranic generation: An analysis of the integration of madrasah-pesantren environments. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 30(2), 228–250. https://doi.org/10.19109/d6j81t55
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017). Penguatan pendidikan karakter. Kemendikbud.
Khasanah, N., & Nuha, U. (2023). Pembiasaan tadarus Al-Qur'an sebagai praktik pedagogis dalam pembentukan karakter religius peserta didik di sekolah dasar. Paedagogie: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 7(1). https://doi.org/10.52593/pdg.07.1.05
Majid, A., & Andayani, D. (2017). Pendidikan karakter perspektif Islam. PT Remaja Rosdakarya.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Muhaimin. (2018). Paradigma pendidikan Islam: Upaya mengefektifkan pendidikan agama Islam di sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2016). Ilmu pendidikan Islam. Kencana.
Ningsih, T. (2019). Implementasi pendidikan karakter. STAIN Press.
Nurdin, A. (2020). Implementasi pembiasaan kegiatan keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1).
Prasetyo, A., & Rivasintha, E. (2017). Konsep, urgensi, dan implementasi pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1).
Raharjo, S. B. (2016). Pendidikan karakter sebagai upaya menciptakan akhlak mulia. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 16(3).
Saekhotin, S., & Anam, N. (2017). Improvisasi pesantren sebagai subkultur di Indonesia. Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 12(1), 34–58.
Sari, F., Kurniawan, D., Afifi, A. A., Eliza, M., & Abbas, A. F. (2024). Peningkatan Literasi Membaca Al-Quran Siswa Pemula Melalui Program Tilawah di Pondok Pesantren Perguruan Darulfunun El-Abbasiyah. Journal of Regional Development and Technology Initiatives (JRDTI), 2, 13-24.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Suyadi. (2018). Strategi pembelajaran pendidikan karakter. PT Remaja Rosdakarya.
Zohar, D., & Marshall, I. (2001). Spiritual intelligence: The ultimate intelligence. Bloomsbury.
Zubaedi. (2017). Desain pendidikan karakter: Konsepsi dan aplikasinya dalam lembaga pendidikan. Kencana.
Unduhan
-
PDF
views: 0
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Putri Nur Amalia, Khoiril Akhbar

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



