Kemunafikan sebagai Krisis Moral dan Sosial: Kajian Hermeneutik Q.S. At-Taubah Ayat 67–70 dalam Perspektif Tadabbur Al-Qur’an

Penulis

DOI:

https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.129

Kata Kunci:

taddabur Quran, pendekatan hermeneutik, munafik, hukuman kekal, umat Muslim kontemporer

Abstrak

Kajian ini membahas pentingnya Tadabbur Quran, sebuah praktik refleksi mendalam terhadap ayat-ayat Al-Quran, terutama menyoroti ayat-ayat Surah At-Taubah ayat 67-70. Kajian ini menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan ajaran Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menggunakan pendekatan hermeneutika, kajian ini menjelajahi makna-makna halus dari ayat-ayat tersebut, menyoroti ancaman serius yang Allah tujukan kepada orang munafik, seperti dilupakan-Nya mereka, siksaan abadi di Neraka, dan sia-sia dari perbuatan mereka. Kajian ini menarik pelajaran bagi umat Muslim kontemporer, mendorong mereka untuk mengenali perilaku munafik, menghindari godaan duniawi, belajar dari kesalahan peradaban masa lampau, menegakkan ketaatan agama, dan memupuk dukungan saling antar mukmin. Tadabbur Quran dan analisis hermeneutika disajikan sebagai alat penting untuk memahami hikmah yang dalam dari Al-Quran dan menghadapi tantangan moral dan spiritual.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

» click to expand references list

Unduhan

                     

Diterbitkan

25 Januari 2026

Cara Mengutip

Brahmantya, A. A. (2026). Kemunafikan sebagai Krisis Moral dan Sosial: Kajian Hermeneutik Q.S. At-Taubah Ayat 67–70 dalam Perspektif Tadabbur Al-Qur’an. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 7(1), 211–218. https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.129

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 3 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.