Relevansi Prinsip Keadilan Khulafaur Rasyidin terhadap Etika Kepemimpinan di Era Digital
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.230Kata Kunci:
khulafaur rasyidin, keadilan, etika kepemimpinan, era digital, media sosial, transparansi, akuntabilitasAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi prinsip keadilan Khulafaur Rasyidin terhadap etika kepemimpinan di era digital, khususnya dalam penggunaan media sosial, pembentukan persepsi masyarakat, dan pertanggungjawaban pemimpin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif-analitis melalui kajian literatur dan wawancara langsung terhadap enam narasumber yang terdiri atas tiga perempuan dan tiga laki-laki. Wawancara dilaksanakan pada 2-4 Oktober 2026 dengan fokus pada pemahaman mengenai keadilan, pengaruh popularitas media sosial, nilai-nilai kepemimpinan Khulafaur Rasyidin, serta etika pemimpin dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip keadilan, kejujuran, amanah, tanggung jawab, keterbukaan terhadap kritik, dan perlakuan yang setara tetap relevan sebagai landasan etika kepemimpinan kontemporer. Temuan wawancara juga memperlihatkan bahwa popularitas pemimpin di media sosial tidak dapat dijadikan ukuran utama keadilan karena citra digital belum tentu mencerminkan kebijakan dan tindakan nyata. Meskipun demikian, media sosial dapat dimanfaatkan untuk memperluas akses informasi, menampung aspirasi, serta mendukung transparansi dan pengawasan masyarakat apabila digunakan secara bertanggung jawab. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengaitan prinsip keadilan Khulafaur Rasyidin dengan penilaian masyarakat terhadap kepemimpinan melalui media sosial, terutama dalam membedakan popularitas digital dari keadilan yang diwujudkan melalui kebijakan dan pelayanan nyata. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang etis harus berlandaskan integritas moral, kebijakan yang adil, komunikasi yang jujur, dan pertanggungjawaban yang dapat dibuktikan kepada masyarakat.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAbdurrahman. (2024). Metode Penelitian Kepustakaan dalam Pendidikan Islam. Adabuna : Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran, 3(2), hlm 102-113. https://doi.org/10.38073/adabuna.v3i2.1563
Afifi, A. A. (2024). Leader and the Leadership of the Prophet Muhammad: Strategy and Innovation in the Battle of Trench. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks, 2(1), 1-10.
Ahmad Sofian et al. (2026). Kepemimpinan Profetik Era Post-Truth: Analisis Etika Komunikasi Islam dan Hiperkonektivitas. Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah Dan Masyarakat Islam, 16(1), hlm 200-211. https://journal.uinsuna.ac.id/index.php/liwauldakwah/article/view/7727
Anim et al. (2026). Relevansi Pidato Pengangkatan Khalifah Abu Bakar Terhadap Politik Dakwah Kontemporer. JSI : Jurnal Studi Islam, 15(1), hlm 127-149. https://doi.org/10.33477/jsi.v15i1.13847
Bal’qis, A. S., Aulia, C., Pratama, A. F., Demina, & Asroa, I. (2026). Menelusuri Relevansi Etika Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin Dalam Mengatasi Krisis Tata Kelola Kontemporer. Governance: Jurnal Ilmu Pemerintahan, 14(2), hlm 216-237. https://doi.org/10.33558/governance.v14i2.12588
Banks, G. C., Dionne, S. D., Mast, M. S., & Sayama, H. (2022). Leadership in the digital era: A review of who, what, when, where, and why. Leadership Quarterly, 33(5), hlm 1-6. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2022.101634
Damayanti & Qamari. (2026). Islamic Leadership in the Digital Era : Mapping Intellectual Structure and Emerging Research Trends. Smart Society : Community Service and Empowerment Journal, 6(2), hlm 171-191. https://doi.org/https://doi.org/10.58524/smartsociety.v6i2.1270
Elvira & Wulandzari. (2025). Karakteristik Kepemimpinan Khulafa’ur Rasyidin dan Relevansinya terhadap Kepemimpinan Kontemporer. Jurnal IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam, 3(3), hlm 473-480. https://doi.org/10.61104/ihsan.v3i3.1098
Haryono et al. (2024). New Paradigm Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) di Perguruan Tinggi. Jurnal Ilmiah An-Nur, 14(hlm 1-9). https://doi.org/https://doi.org/10.58403/annuur.v14i1.391
I’tishan, B. A., Affandi, A. Z., & Talli, A. H. (2025). Model of Islamic Governance and Judicial Independence: A Study of the Separation of Powers in the Era of Khulafaur Rasyidin. Journal Research of Social Science, Economics, and Management, 4(11), hlm 1892-1899. https://doi.org/10.59141/jrssem.v4i11.888
Marwah, A., Zulkifli, Z., Halim, A., & Asni, A. (2025). Supervision of the Implementation of Justice during the Caliphate of the Rashidun from the Perspectives of History and Socio-Politics. Al-Rasῑkh: Jurnal Hukum Islam, 14(02), hlm 167-180. https://doi.org/10.38073/rasikh.2625
Minnah & Nasrulloh. (2024). Keadilan Dan Kebijaksanaan: Relevansi Ayat Al-Qur’an Dan Teladan Kepemimpinan Ali Bin Abi Thalib Dalam Menghadapi Krisis Di Era Globalisasi. Holistik Analisis Nexus, 1(11), hlm 75-83. https://doi.org/10.62504/nexus987
Mobiliu, P., Yahiji, K., & Hasbi, M. (2026). Kepemimpinan Pendidikan Islam di Era Digital: Kajian Filosofis dan Praktis. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 18(2), hlm 410-427. https://doi.org/10.35457/0yb39z67
Setiyowati et al. (2021). Kepemimpinan Islam Periode Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib). YASIN: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Budaya, 1(2), hlm 262-274. https://ejournal.yasin-alsys.org/index.php/yasin
Sucipto, P. A., Hamboer, M. J. E., Ahmad, N., Darmawan, Z. S., & Angellia, F. (2023). Ethical Leadership in Information Technology Decision Making and its Impact on Risk Management. Jurnal Minfo Polgan, 12(2), hlm 2135-2145. https://doi.org/10.33395/jmp.v12i2.13173
Susanti et al. (2025). Peran Kepemimpinan Islam di Era Digital Dalam Meningkatkan Moral Guru dan Karakter Murid. Jurnal Teori Dan Pengembangan Pendidikan, 9(4), hlm 309-318. https://journal.fexaria.com/j/index.php/jtpb
Wakhid et al. (2026). Reactualization of Contemporary Fiqh Siyasah within the Ethical-Digital Islamic Leadership Paradigm. MILRev : Metro Islamic Law Review, 5(2), hlm 1517-1535. https://doi.org/https://doi.org/10.32332/milrev.v5i2.13004
Wati, S., Syahid, A., & Dakir. (2025). Kepemimpinan Islam Yang Berkeadilan : Pelajaran Dari Masa Khulafaur Rasyidin. Ummul Qura : Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD) Lamongan, 09(02), hlm 143-149. https://doi.org/https://doi.org/10.55352/uq.v9i2.1314
Weber, E., Krehl, E. H., & Büttgen, M. (2022). The Digital Transformation Leadership Framework: Conceptual and Empirical Insights into Leadership Roles in Technology-Driven Business Environments. Journal of Leadership Studies, 16(1), hlm 6-22. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/jls.21810
Yubawa, L. (2025). Ethical Leadership of Khulafaur Rasyidin: Modern Relevance and Values. International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies, 5(2), hlm 30-41. https://doi.org/10.31098/ijeiis.v5i2.3451
Yuliani & Bachtiar. (2026). Konsep Keadilan Dalam Kepemimpinan Umar bin Khattab dan Relevansinya Terhadap Pendidikan Karakter Abad ke-21. QOLAMUNA: Keislaman, Pendidikan, Literasi, Dan Humaniora, 3(1), hlm 617-630. https://jurnal.qolamuna.id/index.php/JQ/article/view/486
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Adinda Syahfitri, Sri Maryati, M. Rizky Ramadan, Resmaliya Resmaliya

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



