Peran Corporate Governance dalam Meningkatkan Integritas Pelaporan Keuangan: Tinjauan Literatur Sistematis atas Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Audit Internal

Penulis

  • Abdul Rosid
  • Sofyan Abas
  • Erliati Siregar
  • Anne Haerany
  • Lara Aziza Putri Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.238

Kata Kunci:

Tata kelola perusahaan, integritas pelaporan keuangan; , dewan komisaris; , komite audit; , audit internal; PRISMA.

Abstrak

Abstrak

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tata kelola perusahaan (corporate governance) dalam menjaga integritas pelaporan keuangan, dengan menitikberatkan pada dewan komisaris, komite audit, dan fungsi audit internal. Kajian ini berupaya mengidentifikasi mekanisme tata kelola yang paling konsisten berkaitan dengan kualitas pelaporan keuangan serta menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan variasi temuan empiris.

Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematis terbatas dengan berpedoman pada kerangka PRISMA 2020. Sebanyak 39 rekaman diidentifikasi melalui empat kueri pencarian, kemudian 13 studi memenuhi kriteria kelayakan dan dimasukkan ke dalam sintesis. Studi terpilih dianalisis menggunakan pendekatan naratif-tematik untuk mengidentifikasi pola temuan, perbedaan kontekstual, dan inkonsistensi hubungan antara mekanisme tata kelola perusahaan dan integritas pelaporan keuangan.

Hasil: Sintesis menghasilkan tiga pola utama. Pertama, komite audit menunjukkan hubungan yang paling konsisten dengan kualitas pelaporan keuangan, terutama melalui independensi, keahlian, ukuran, dan frekuensi rapat. Kedua, efektivitas komisaris independen bergantung pada pendekatan pengukuran dan konteks regulasi. Dalam studi di Indonesia, pengaruhnya sering kali tidak signifikan ketika proporsi komisaris independen hanya memenuhi batas minimum yang ditetapkan oleh regulasi. Ketiga, audit internal berkontribusi lebih efektif dalam mengawasi pelaporan keuangan apabila kompetensi profesional dan independensi terpenuhi secara bersamaan. Efektivitas tersebut juga diperkuat oleh keterlibatan komite pengawas risiko. Perbedaan proksi yang digunakan untuk mengukur integritas pelaporan keuangan menjadi salah satu sumber utama inkonsistensi temuan antarstudi.

Kesimpulan/Kebaruan/Implikasi: Penelitian ini mengusulkan kerangka konseptual pengawasan pelaporan keuangan tiga lapis yang mengintegrasikan peran dewan komisaris, komite audit, dan fungsi audit internal. Kebaruan kajian terletak pada upaya menjelaskan interaksi ant mekanisme pengawasan serta faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan efektivitasnya dalam konteks kelembagaan dan pengukuran yang beragam. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan independensi substantif, kompetensi profesional, dan koordinasi antarmekanisme pengawasan, bukan sekadar pemenuhan formal terhadap ketentuan regulasi. Penelitian selanjutnya perlu mengembangkan pengukuran integritas pelaporan keuangan yang lebih konsisten serta menguji kerangka konseptual yang diusulkan secara empiris pada berbagai sektor industri dan konteks regulasi.

 

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

» click to expand references list

Unduhan

                     

Diterbitkan

08 November 2026

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Rosid, A. ., Abas, S. ., Siregar, E. ., Haerany, A. ., & Aziza Putri, L. (2026). Peran Corporate Governance dalam Meningkatkan Integritas Pelaporan Keuangan: Tinjauan Literatur Sistematis atas Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Audit Internal. AL-IMAM: Journal on Islamic Studies, Civilization and Learning Societies, 7(2), 889-902. https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.238

Artikel Serupa

1-10 dari 28

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.