Implementasi Hybrid PjBL-STEAM Melalui Proyek Pot Gantung dari Plastik Bekas
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.226Kata Kunci:
hybrid learning, PjBL, STEAM , IPAS, sampah plastik, sekolah dasarAbstrak
Tujuan: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran hybrid Project Based Learning (PjBL)-STEAM melalui proyek pembuatan pot gantung dari botol plastik bekas pada mata pelajaran IPAS kelas III sekolah dasar, Metode: Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif. Subjek penelitian adalah 10 murid kelas III SD Negeri 10 Siak Kecil, terdiri atas 6 laki-laki dan 4 perempuan. Kegiatan dilakukan dalam dua pertemuan. Guru pengajar menyampaikan pembelajaran melalui Zoom, sedangkan guru fasilitator mendampingi praktik di kelas. Data diperoleh melalui observasi, lembar kerja peserta didik, tes tertulis, penilaian proses dan produk, presentasi, serta refleksi. Analisis kuantitatif menggunakan frekuensi dan persentase ketuntasan. Hasil: Sebanyak 9 dari 10 murid memenuhi kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran, sehingga ketuntasan klasikal mencapai 90%; satu murid memerlukan pendampingan lanjutan. Proyek menghubungkan pemahaman masalah sampah plastik dan kebutuhan tanaman dengan penggunaan teknologi, perancangan pot, pengujian drainase, kreativitas dekorasi, serta pengukuran sederhana. Temuan ini menunjukkan ketercapaian pembelajaran bukan membuktikan hubungan sebab akibat karena penelitian tidak menggunakan kelompok pembanding atau desain pretest-posttest. Novelty: Kajian ini menyajikan contoh implementasi kolaborasi guru jarak jauh dan guru fasilitator dalam proyek pemanfaatan botol plastik bekas yang mengintegrasikan lima unsur STEAM. Pendekatan tersebut menawarkan alternatif pembelajaran IPAS yang aktif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepedulian lingkungan nyata.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAl-Bahij, A., Umrotullatifah, N., Qurrotaini, L., & Santi, A. U. P. (2024). Eco-enzyme project-based learning in the elementary school: Improving SDGs 12.5 waste management knowledge. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar. https://doi.org/10.23887/jisd.v8i1.63421
Afifi, A. A., Eliza, M., & Arifin, N. A. (2024). One Roof Integrated Six-Year Secondary High School in Indonesia: A Proposal for Efficiency and Quality Improvement. Perwakilan: Journal of Good Governance, Diplomacy, Customary Institutionalization and Social Networks, 2(2), 105-118.
Bell, S. (2010). Project-based learning for the 21st century: Skills for the future. The Clearing House: A Journal of Educational Strategies, Issues and Ideas, 83(2), 39–43. https://doi.org/10.1080/00098650903505415
Detyna, M., Sanchez-Pizani, R., Giampietro, V., Dommett, E. J., & Dyer, K. (2023). Hybrid flexible (HyFlex) teaching and learning: Climbing the mountain of implementation challenges for synchronous online and face-to-face seminars during a pandemic. Learning Environments Research, 26, 145–159. https://doi.org/10.1007/s10984-022-09408-y
Fitriana, E., Nisa, A. F., & Zulfiati, H. M. (2024). Penerapan project-based learning berbasis STEAM dalam pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kewirausahaan siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.16041
Furi, R., Afifi, A. A., & Eliza, M. (2025). Implementing the Merdeka Curriculum in Chemistry Learning Through Tutoring: A Qualitative Study at Madrasah Aliyah Darul Funun El Abbassiyyah. Journal of Regional Development and Technology Initiatives, 3(1), 189-195.
Ilma, M., & Wulandari, F. E. (2023). Problem Based Learning (PBL) model on students’ environmental literacy ability in elementary school natural science lessons. Indonesian Journal of Education Methods Development, 18(2). https://doi.org/10.21070/ijemd.v22i.741
Prastiti, T. D., Mairing, J. P., Sambada, D., & Ahmadah, I. F. (2026). PjBL–STEM learning design for enhancing mathematical critical thinking and environmental literacy through plastic waste recycling in elementary school. Glosains: Jurnal Sains Global Indonesia, 7(2), 531–544. https://doi.org/10.59784/glosains.v7i2.719
Quigley, C. F., Herro, D., & Jamil, F. M. (2017). Developing a conceptual model of STEAM teaching practices. School Science and Mathematics, 117(1–2), 1–12. https://doi.org/10.1111/ssm.12201
Ramadhana, S. D., Norra, B. I., & Rasyida, N. (2022). Keefektifan perangkat pembelajaran daring dengan model PjBL-STEAM pada materi lingkungan untuk meningkatkan literasi lingkungan. JP (Jurnal Pendidikan): Teori dan Praktik, 6(2), 75–81. https://doi.org/10.26740/jp.v6n1.p75-81
Ranak, L., Rustam, R., & Ero, P. E. L. (2023). Evaluation and effects of STEAM-PBL on mathematics interest and numeracy skills on elementary school. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 10(2), 199–210. https://doi.org/10.21831/jrpm.v10i2.67251
Rudin, R. B., Raharjo, T. J., & Utomo, K. B. (2021). The effect of project-based learning making dioramas from inorganic wastes on elementary school to enhance student’s conceptual understanding and creativity. Journal of Primary Education, 10(3), 297–307. https://doi.org/10.15294/jpe.v10i3.49927
Somad, M. A. (2026). STEAM-based PjBL (Project-Based Learning) model to improve critical thinking character of elementary school. Journal of Educational Sciences, 10(1), 602–616. https://doi.org/10.31258/jes.10.1.p.602-616
Ulla, M. B., & Perales, W. F. (2022). Hybrid teaching: Conceptualization through practice for the post COVID19 pandemic education. Frontiers in Education, 7, 924594. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.924594
Uyun, H., Supriana, E., & Winursiti, N. M. (2025). Pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis proyek terhadap peningkatan literasi lingkungan dan perilaku ramah lingkungan (green behavior) siswa sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i01.21337
Winarni, E. W., Karpudewan, M., Karyadi, B., & Gumono. (2022). Integrated PjBL-STEM in scientific literacy and environment attitude for elementary school. Asian Journal of Education and Training, 8(2), 43–50. https://doi.org/10.20448/edu.v8i2.3873
Nørgård, R. T. (2021). Theorising hybrid lifelong learning. British Journal of Educational Technology, 52(4), 1709–1723. https://doi.org/10.1111/bjet.13121
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Risnawati, Jesi Alexander Alim, Neni Hermita, Suroyo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



