Penguatan Nalar Kritis dan Etis Melalui Metode Dialog Sokratis Berbasis Epistemologi Filsafat Islam di Madrasah Aliyah, Kab. Agam
DOI:
https://doi.org/10.58764/j.im.2026.7.183Kata Kunci:
penguatan nalar kritis, dialog sokratis, nalar etis, epistemologi, kabupaten AgamAbstrak
Penguatan nalar kritis dan etis menjadi kebutuhan strategis dalam pendidikan Madrasah Aliyah di tengah kompleksitas sosial dan disrupsi informasi. Pembelajaran di MAN 2 Agam, MAS MTI Ghobah, dan MAS Mu’allimin Sawah Dangka masih didominasi pola normatif dan faktual, sehingga ruang dialog reflektif terbatas. Artikel ini menganalisis efektivitas pendekatan filsafat Islam yang reflektif, dialogis, dan partisipatif dalam memperkuat nalar peserta didik. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah, perancangan strategi, implementasi kelas dialogis berbasis problem-posing, dan refleksi berkelanjutan. Intervensi dilakukan melalui lokakarya filsafat Islam, dialog sokratik, serta integrasi pertanyaan eksploratif-evaluatif. Partisipasi siswa dalam diskusi kelas menunjukkan perkembangan yang lebih aktif dan terarah, disertai dengan kemampuan menyusun argumen rasional secara lebih sistematis. Proses dialog tidak hanya diwarnai oleh pertukaran pendapat, tetapi juga oleh munculnya pertimbangan etis dalam setiap respons yang disampaikan. Di sisi lain, praktik pembelajaran yang dilakukan pendidik mengalami pergeseran, terutama dalam pola bertanya yang tidak lagi bersifat satu arah, melainkan mengarah pada eksplorasi analitis dan reflektif. Dinamika ini memperlihatkan bahwa pendekatan filsafat Islam mampu menghadirkan integrasi antara rasionalitas dan moralitas dalam pembelajaran madrasah secara lebih nyata dan fungsional.
Unduhan
Referensi
» click to expand references listAdila Jamal, S., Jannah, M., & Gusmaneli. (2025). Pendekatan Strategis dalam Pembelajaran PAI Berbasis Nilai-Nilai Al-Qur’an dan Hadis. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2, 333–346. Retrieved from https://ejournal.aripafi.or.id/index.php/Akhlak
Adolph, R. (2016). Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Di Smpit Al-Fityan School Gowa, 1–23.
Alfiana, H. N., & Najicha, F. U. (2022). Krisis Identitas Nasional sebagai Tantangan Generasi Muda di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 45–52. https://doi.org/10.32493/jpkn.v9i1.y2022.p45-52
Burhanuddin, N. (2020). Prinsip Epistemologi Makrifat dalam Tasawuf Bagi Penguatan Karakter. Jurnal Fuaduna?: Jurnal Kajian Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 4(2), 114. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30983/fuaduna.v4i2.3593
Fahira, W. R., Sari, Y. G., Putra, B. E., & Setiawati, M. (2023). Peranan Filsafat Pendidikan Dalam Pembentukan Moralitas Siswa. Edu Sociata ( Jurnal Pendidikan Sosiologi), 6(1), 29–40. https://doi.org/10.33627/es.v6i1.1122
Firmansyah, F. (2022). Tinjauan Filosofis Tujuan Pendidikan Islam. TA’LIM?: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 5(1), 47–63. https://doi.org/10.52166/talim.v5i1.2857
Guru PAI dan Siswa Kelas XI. (2025). Wawancara dengan guru dan siswa saat kunjungan sosialisasi Prodi pada penerimaan mahasiswa baru SPAN PTKIN 2025. Agam, Sumatera Barat.
Hasanah, A., Anggraini, A. E., & Suciptaningsih, O. A. (2024). Filsafat dalam Proses Berpikir Kritis pada Peserta Didik. Edukatif?: Jurnal Ilmu Pendidikan Analisis, 6(6), 6672. Retrieved from https://edukatif.org/edukatif/article/download/7736/pdf
Hashim, R., Hussien, S., & Imran, A. M. (2014). Hikmah (wisdom) pedagogy and students’ thinking and reasoning abilities. Intellectual Discourse, 22(2), 119–138.
Herman, T., Hasanah, A., Nugraha, R. C., Harningsih, E., Ghassani, D. A., & Marasabessy, R. (2022). Pembelajaran Berbasis Masalah-High Order Thinking Skill (HOTS) pada Materi Translasi. Jurnal Cendekia?: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 1131–1150. https://doi.org/10.31004/cendekia.v6i1.1276
Hidayat, T., & Syahidin. (2019). Inovasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Melalui Model Contextual Teaching and Learning Dalam Meningkatkan Taraf Berpikir Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 16(2), 115–136. https://doi.org/10.14421/jpai.2019.162-01
Izzah, I. N., & Nugraha, M. S. (2025). Filsafat Ilmu dan Pengaruhnya terhadap Pengembangan Kurikulum dalam Pendidikan Islam. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(1), 4400–4414.
Luthfi, D. A., Hanifurrohman, H., Jahrudin, J., Jannah, S. R., & Asy’arie, B. F. (2024). Analisis Degradasi Moral Remaja Era Digital dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(7), 6616–6624. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i7.4743
Miharja, S. (2023). Penyuluhan Penguatan Moderasi Beragama Pada Remaja Siswa Sekolah Menengah Umum. Sugandi Miharja, Idah Wahidah Universitas, (November), 3103–3116. https://doi.org/10.30868/ei.v12i04.5442
Muhyiddin, D. S., Natsir, N. F., & Haryanti, E. (2022). Memahami Gagasan Anything Goes Paul Karl Feyerabend dan Implikasinya terhadap Pendidikan Islam. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(1), 290–301. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i1.412
Nur Fadhilah, F., Munir, & Ismail. (2026). Keseimbangan Jiwa dan Akal dalam Filsafat Pendidikan Agama Islam Perspektif Buya Hamka. Dirasah?: Jurnal Studi Ilmu Dan Manajemen Pendidikan Islam, 9(1), 293–301. https://doi.org/10.58401/dirasah.v9i1.3053
Parnawi, A. (2023). Penerapan Metode Konstruktivisme Dalam Pendidikan Agama. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(04), 361–370. https://doi.org/10.30868/ei.v12i04.7570
Putri Mahanani, Nuraini, N. L. S., Cholifah, P. S., Rini, T. A., Muchtar, M., & Umayaroh, S. (2022). Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis High Order Thinking Skill (HOTS) Berlandaskan Merdeka Belajar bagi Guru SD. Wikrama Parahita?: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 147–152. https://doi.org/10.30656/jpmwp.v6i2.4009
Rahmat, A., & Mirnawati, M. (2020). Model Participation Action Research Dalam Pemberdayaan Masyarakat. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 6(1), 62. https://doi.org/10.37905/aksara.6.1.62-71.2020
Sadiyah, A. (1385). Pengembangan Nalar Anak Melalui Pembelajaran Filsafat Pendidikan Islam, 17, 302.
Sahamid, H. (2016). Developing critical thinking through Socratic Questioning: An Action Research Study. International Journal of Education and Literacy Studies, 4(3). https://doi.org/10.7575/aiac.ijels.v.4n.3p.62
Sari, D. E., Barid, M., Wajdi, N., Miftahul, S., & Nganjuk, U. (2024). Participatory Action Research-Based Guidance in Managing Students ’ Screen Time According to Islamic Values Pendampingan Berbasis Participatory Action Research dalam Screen Time Siswa Berdasarkan Nilai-Nilai Islam. Soeropati: Journal of Community Service, 7(1), 1–25. https://doi.org/https://doi.org/10.35891/js.v7i1.4976
Shabriya, A. J. (2024). Kontruksi Berpikir Logis dan Kritis Perspektif Sesat Pikir atau Fallcy dalam Pembelajaran PAI Abad 21. Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 10(3), 2085–2487.
Sulastri, S., & Bustan, B. M. R. (2022). Relevansi Filsafat Ilmu pada pembelajaran Pendidikan Islam berbasis Higher Order Of Thinking Skill. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 100. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v11i1.6614
Utomo, E., Darmuki, A., & Surachmi, S. (2024). Peran Epistemologi Filsafat dalam Mengembangkan Berpikir Kritis bagi Anak Sekolah Dasar. Edukatif?: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 3033–3047. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i4.6831
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Muallim Lubis, Asrul Harahap, Andri Umar Saleh Lubis, Iqbal Rizkyka

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



