Implementasi Manajemen Mutu Dan Keselamatan Pasien di Klinik Komunitas: Studi Kualitatif

Penulis

  • Mohammad Labib Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Jakarta https://orcid.org/0000-0001-7157-4237
  • Inne Indraaryani Suryaalamsah Fakultas Kedokteran, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Indonesia
  • Abdullah A Afifi Graduate School of Business, Universiti Kebangsaan Malaysia https://orcid.org/0000-0002-8412-5980

DOI:

https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2026.4.144

Kata Kunci:

keselamatan pasien, manajemen mutu, klinik pelayanan primer, budaya keselamatan, studi kualitatif

Abstrak

Keselamatan pasien merupakan komponen utama dalam sistem manajemen mutu pelayanan kesehatan. Pada tingkat pelayanan kesehatan primer, implementasi sistem keselamatan pasien sering menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia, budaya organisasi, kepemimpinan klinik, serta sistem pelaporan insiden yang belum optimal. Klinik komunitas memiliki peran strategis dalam menyediakan layanan kesehatan yang aman, efektif, dan berkualitas bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen mutu dan keselamatan pasien di Klinik Sekolah Baitul Qurro. Penelitian ini juga bertujuan mengidentifikasi hambatan dan faktor pendukung dalam penerapan patient safety serta mengeksplorasi pengalaman tenaga kesehatan dalam menjalankan sistem mutu pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi proses pelayanan, serta telaah dokumen mutu klinik. Informan penelitian terdiri dari tenaga kesehatan dan pengelola klinik yang terlibat dalam pelayanan pasien dan pengelolaan mutu. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi tema-tema utama yang berkaitan dengan struktur organisasi, proses pelayanan, dan outcome keselamatan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi keselamatan pasien dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain komitmen pimpinan, ketersediaan standar operasional prosedur, komunikasi antar tenaga kesehatan, serta sistem pelaporan insiden. Keterbatasan sumber daya dan kurangnya pelatihan terstruktur menjadi hambatan dalam implementasi sistem keselamatan pasien secara optimal. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan budaya keselamatan pasien di tingkat pelayanan primer melalui integrasi sistem manajemen mutu, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, serta penguatan nilai etika profesional berbasis Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Referensi

» click to expand references list

Unduhan

                     

Diterbitkan

5 April 2026

Cara Mengutip

Labib, M., Suryaalamsah, I. I., & Afifi, A. A. (2026). Implementasi Manajemen Mutu Dan Keselamatan Pasien di Klinik Komunitas: Studi Kualitatif. Journal of Regional Development and Technology Initiatives, 4(1), 297–304. https://doi.org/10.58764/j.jrdti.2026.4.144

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel Serupa

1 2 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.